logo
×

Minggu, 20 Desember 2015

Istana Ingin Pemimpin KPK Baru Tak Bikin Kegaduhan

Istana Ingin Pemimpin KPK Baru Tak Bikin Kegaduhan
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung (tengah), saat berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan). Foto: Antara
NBCIndonesia.com - Pihak Istana Kepresidenan berharap pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ‎baru dipilih Komisi III DPR, tidak menciptakan panggung kegaduhan baru.

Hal itu dikatakan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Menurutnya, para pemimpin KPK periode 2015-2019 diharapkan bisa lebih banyak bekerja.

"Mudah-mudahan ini merupakan babak baru pimpinan KPK yang betul-betul," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (18/12/2015).

"Selain untuk pencegahan, tentunya penindakan juga sangat penting, mudah-mudahan mereka lebih banyak bekerja dibandingkan menciptakan panggung-panggung kegaduhan baru," imbuhnya.

Pramono mengakui, keputusan Komisi III DPR dalam memilih lima pemimpin KPK periode 2015-2019 itu atas pendekatan yang berkaitan dengan politik.

"Karena DPR apapun adalah lembaga politik," tutur politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

‎Kendati demikian lanjut dia, pemerintah sepenuhnya akan memberikan dukungan kepada para pemimpin KPK yang baru itu.

"Tadi barusan presiden harapkan meminta agar pimpinan KPk ini bisa segera dilantik, saya sudah berkomunikasi dengan pimpinan DPR dan juga Sekjen DPR, kalau suratnya hari ini atau besok masuk, maka pimpinan KPK Insya Allah dilantik Senin (21 Desember)," ucapnya.

Diketahui, lima ‎pemimpin KPK yang dipilih melalui voting itu adalah Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, Alexander Marwata, Saut Situmorang dan Laode Muhamad Syarif.‎ ‎(SN)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: