![]() |
| Menteri Susi Pudjiastuti. (KOMPAS) |
Usai acara pemaparan tentang kebijaka Kementerian yang dipimpinnya, menteri Susi dielu-elukan seperti selebriti. Hampir setiap warga Indonesia yang hadir pada acara temu masyarakat itu ingin berfoto bersama menteri yang banyak melalukan kebijakan kontroversial itu.
Kehadiran wanita kelahiran di Pangandaran, 15 Januari 1965 itu menjadi perhatian tidak saja masyarakat tetapi juga diaspora dan pelajar Indonesia yang tergabung dalam PPI London.
Kepada pelajar di London Menteri Susi perpesan agar menjadi orang yang memiliki integritas. "Anda dapat memiliki pendidikan dan pengetahuan, tetapi jika Anda tidak memiliki ketulusan dan integritas, Anda tidak akan dapat melakukan perubahan besar!" pesan Menteri Susi.
Kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan adalah dalam upaya menjalin kerja sama dengan berbagai investor di Inggris yang tertarik dalam menanamkan modalnya di bidang kelautan dan perikanan, juga penyiapan skema asuransi bagi nelayan Indonesia.
Dalam paparannya Menteri Susi mengakui sejak ia ditunjuk Presiden Jakowi mengurus Kementerian Kelautan dan Perikanan banyak hal yang sudah dilakukannya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan.
"Kepada Presiden dan Wapres RI, saya mengusulkan dihilangkannya bahasa-bahasa yang bersayap seperti kata peningkatan, pemberdayaan, dan lain lain dan langsung menyebutkan program kerja dalam kementerian secara jelas. Ini mendapat dukungan kuat," katanya.
"Pak Wapres bahkan menyebut perlunya Pemerintah melakukan hal ini atau Susinization. Sehingga saya kesini ini termasuk dalam rangka Susinisasi itu," sambungnya.(rmn)


