
NBCIndonesia.com - Pernyataan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang mengungkapkan bahwa sasaran kelompok lesbian, gaya, biseksual dan transgender (LGBT) adalah anak-anak di bawah umur, mendapat kecaman dari aktivis pembela LGBT.
Sutradara muda Ernest Prakasa bahkan menyebut pernyataan Khofifah itu sebagai sikap yang picik, serampangan dan berbahaya. “Picik, serampangan, & berbahaya. Sungguh menyedihkan ada kader Gus Dur yang sedangkal ini kesimpulannya,” tulis Ernest di akun Twitter @ernestprakasa.
@ernestprakasa melampirkan link tulisan bertajuk “Mensos: Kelompok LGBT Incar Anak-anak Kurang Mampu”.
“Pak @jokowi, yang dimaksud MenSos ini mungkin PREDATOR ANAK dan PEDAGANG MANUSIA, kok jadi generalisasi ngawur begini?” kicau @ernestprakasa.
Ernest tetap pada sikapnya bahwa LGBT bukan isu agama tetapi isu kemanusiaan. “Surga/neraka di tangan Tuhan. LGBT bagi saya bukan isu agama, tapi isu kemanusiaan. Ini soal menentang diskriminasi & opresi sosial,” tulis @ernestprakasa.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, sasaran kelompok LGBT adalah anak-anak di bawah umur.
“Ada yang karena lingkungan, bahkan sebulan lalu saya datang ke Lombok dan ada yang mensasar anak-anak SMP kurang mampu, dikasih gift (hadiah),” kata Khofifah di Gedung DPR, Senayan (16/02).
Menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menuturkan, pihaknya juga menemukan ada upaya sistematis dan berbahaya dari kelompok tersebut. Bahkan Khofifah menilai, ada unsur perdagangan manusia dalam LGBT. (it)

