logo
×

Sabtu, 06 Februari 2016

Pemerintah Tak Suka Dikritik SBY lewat Twitter

Pemerintah Tak Suka Dikritik SBY lewat Twitter

NBCIndonesia.com - Mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono mengaku pernah mengkritisi langkah-langkah pemerintah Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla melalui akun Twitter-nya. Namun, lingkaran kekuasaan di pemerintahan saat ini tidak suka dengan kritikan yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.

“Saya masih ingat sekian bulan yang lalu, ketika saya sekali-kali melepas Twitter ada pihak-pihak yang tidak suka, ada elemen dilingkar kekuasaan (pemerintah Jokowi-JK) yang tidak nyaman, bahkan mengirim pesan kepada saya,” kata SBY dalam sebuah wawancara tentang “Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Apa Kata SBY?” di media sosial yang dikutip Okezone, Jumat (05/02/2016).

Selaku Ketum Partai Demokrat yang tidak lagi menjadi Presiden, wajar jika dirinya mengkiritisi kinerja pemerintahan saat ini jika tidak sesuai dengan keinginan rakyat banyak. SBY berharap pemerintah dan di lingkaran kekuasaan memahami atas apa yang menjadi kritikannya tersebut karena dirinya kini adalah Ketum Partai Demokrat.

“Saya berharap pemerintah dan di lingkaran kekuasan, bisa mengerti kalau saya mulai berbicara demi kebaikan bangsa ini. Saya pikir ini negara demokrasi, dan tentu siapapun termasuk saya punya hak untuk berbicara,” jelas SBY.

Sebaliknya, SBY mengaku ketika menjadi Presiden banyak pihak-pihak yang kini berada di lingkaran kekuasaan pemerintahan saat ini mengkritik, menyerang dan menghajar pemerintahan SBY kala itu. Kini disaat para pengkritik itu berada di lingkaran kekuasaaan tidak suka dikritik.

“Saya ingat dulu banyak yang ketika tidak berada di kekuasaan kritisnya luar biasa, menyerang dan menghajar begitu. Tetapi kini tidak sedikit yang berada di lingkar kekuasan kurang suka dikritik. Inilah yang harus kita banyak belajar, itu politik, itu demokrasi. Ada kalanya kita mengoreksi, menyerang, tetapi mengembang amanah harus bersedia juga dikoreksi untuk kebaikan,” jelas SBY.  (ts)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: