
NBCIndonesia.com - Sepanjang, Senin (14/03) kemarin netizen 'berisik'. Penyebabnya postingan di media sosial tentang hilangnya Kimora, Balita berusia dua tahun. Begini bunyi postingannya:
"Mohon bantuannya, barusan diculik dari rumah di Bintaro Sektor 7. Diculik naik motor oleh Mira (pembantu) dan Taufik (suami Mira). Nama: Kimora (Kimmy). Umur: 2 tahun. Kalau ada yang lihat, mohon kontak saya, Rocky (0811-902-xxx) atau Bianda (0815-8420-xxxx). Thanks and please share!."
Kemarin, Rimanews mencoba menghubungi nomor Rocky. Namun, yang bersangkutan enggan menjelaskan secara rinci. "Tolong jangan diberitakan dulu. Saya tidak menyetujui bila berita itu naik di online, TV atau radio," kata Rocky kepada Rimanews.
Selang beberapa lama, seorang keluarga Kimora memposting sebuah peringatan kepada media. "Kami mohon bantuannya, terutama untuk rekan-rekan media (TV, radio, online) untuk hold (tahan) dulu informasi ini (soal Kimora) dan tidak mengangkat dalam bentuk berita," demikian info dari orang yang mengaku keluarga Kimora di media sosial.
Keluarga panik, lantaran kabar penculikan balita bernama Kimmy itu telah tersebar. Kabar simpang siur berseliweran di jagad maya.
Kegaduhan di dunia maya itu, membuat Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Ayi Supardan langsung terjun menyelidiki kasus itu. Barulah diketahui, cerita di balik kabar penculikan Kimora ternyata terkait dengan rebutan hak asuh anak.
Kata Ayi, Kimmy bukan diculik oleh orang bernama Mira dan Taufik. Malahan, Kimmy sebenarnya adalah anak Mira dan Taufik.
"Itu anak pembantunya. Berebutan anak, bukan penculikan. Kalau penculikan, si majikan harusnya berani lapor ke Polres. Tapi, mereka enggak berani. Harusnya datang ke Polres, bukan share di sosmed," kata Ayi.
Kimora, sebelumnya diadopsi oleh Majikan Mira dan Taufik. Namun, proses adopsi itu tidak terjadi atau tidak ada. Yang terjadi sebenarnya, majikan Mira dan Taufik mengaku-ngaku bahwa Kimora adalah anak mereka.
"Makanya kita lebih ke mediasi nanti, juga melindungi anak itu. Kalau mau membuktikan itu anak siapa, bisa cek DNA," tutur Ayi.
Lantaran merasa memiliki Kimora, majikan Mira dan Taufik itu bahkan melarang Mira menemui Kimmy. Seperti yang terjadi pada mudik lebaran lalu, Mira dan Taufik bahkan tidak diperbolehkan mengajak anaknya untuk mudik.
Tapi, kemudian kasus berkembang. sang pembantu, Mira memang memiliki akte kelahiran yang menyatakan Kimmy adalah anaknya.
Tapi, kepada polisi Mira mengatakan, Kimmy adalah anak dari saudara Taufik. Jadi Mira bukanlah ibu biologis Kimmy. Konon, ibu biologis Kimmy ada di Makasar. Kasus menjadi ruwet, polisi mengaku masih menyelidikinya.
"Semua masih katanya dan katanya, dan kasus ini tidak memenuhi unsur pidananya. Kami hanya bisa melakukan mediasi agar keduanya bisa menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,” tegas Ayi.
Kendati demikian, kata Ayi, polisi telah mengetahui keberadaan Kimora.(rn)

