NBCIndonesia.com - Seorang ibu di Vietnam teridentifikasi memiliki kasus anak kembar langka ekstrem. Hal tersebut dibuktikan oleh seorang profesor melalui uji coba DNA di laboratorium Hanoi.
Pada umunya bayi yang lahir bersamaan akan memiliki kemiripan di antara keduanya. Namun kecurigaan terjadi saat bayi tersebut memiliki rupa yang berbeda. Tes DNA segera dilakukan guna membuktikan apa yang sebenarnya terjadi.
"Tes yang dilakukan di Laboratorium Teknologi Pusat Analisa Genetik menemukan mereka berasal dari beda bapak atau bi-paternal," ujar sang Presiden Laboraturium Le Dinh Luong, seperti dikutip dari laman ABC.net, Selasa (8/3).
Menurut ilmu biologi, hal ini dapat terjadi jika dua sel telur dari satu rahim dibuahi oleh sperma dari dua orang yang berbeda saat melakukan hubungan badan dalam waktu terpisah. Namun dua sel telur tersebut mengalami masa ovulasi pada saat bersamaan.
Benar saja, ketika sang pria melakukan uji DNA, ternyata hanya satu dari pasangan kembar tersebut yang memiliki DNA sejenis. Namun kedua bayi kembar tersebut tetap mewarisi DNA sang ibu.
Diketahui dari situs Dan Tri Online, si kembar beda bapak ini memiliki jenis kelamin yang sama, lahir pada waktu bersamaan (hanya berselang beberapa saat), namun terlihat jauh berbeda. Kini kembar beda bapak telah menginjak usianya yang ke dua. Satu di antaranya memiliki rambut bergelombang sedangkan satunya memiliki rambut lurus.
Kejadian serupa pernah terjadi di Amerika Serikat tahun lalu, ketika kasusnya masuk pengadilan lantaran sang bapak diperkarakan karena hanya mau membiayai hidup satu dari dua anak perempuan kembarnya. Hal ini terjadi karena DNA sang bapak tidak berada dalam tubuh si anak yang satu lagi.(mdk)


