logo
×

Selasa, 26 April 2016

Pembelaan Jaksa Agung Samadikun Gak diborgol: Biar Koruptor Di Luar Sana Tergerak Hati Untuk Menyerahkan Diri

Pembelaan Jaksa Agung Samadikun Gak diborgol: Biar Koruptor Di Luar Sana Tergerak Hati Untuk Menyerahkan Diri

NBCIndonesia.com -  Penangkapan buronan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Samadikun Hartono, ke Indonesia rupanya menuai kontroversi. Pasalnya, baik dari pihak Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) dinilai memberi perlakuan istimewa terhadap Samadikun, terbukti dengan tak diborgolnya ia saat pemulangan.

Namun, segala tuduhan ditepis oleh Jaksa Agung HM. Prasetyo. Ia sesumbar hal itu berdasarkan permintaan Samadikun sendiri. Kepada pemerintah, Samadikun minta diperlakukan secara wajar.

"Dia minta kalaupun diserahkan nanti diperlakukan dengan wajar," ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (26/4).

tak hanya itu, Prasetyo klaim cara tersebut merupakan strategi Kejaksaan untuk menarik perhatian para buron koru[tor lainnya untuk menyerahkan diri.

"Strategi kita agar koruptor di luar sana, wah saya dilakukan dengan tidak berlebihan, sehingga akan tergerak untuk menyerahkan diri. Jangan dituduh macam-macam lah," tutur Prasetyo.

Disamping itu, Samadikun juga meminta kepada khalayak agar tidak berpikir negatif terhadap para penegak hukum.

"Saya enggak ada urusan dengan Samadikun. Faktanya malam itu juga dijebloskan ke penjara. Nggak ada deal-deal apapun, kecuali kita minta pemeriksaan atas harta kekayaannya untuk bayar uang pengganti. Apa itu salah? Jadi jangan tuduh, jangan negatif thinking," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di Dewan Perwakilan Rakyat, Jazuli Juwaini, mengkritik Badan Intelejen Negara (BIN) saat membawa Samadikun Hartono ke Indonesia. Dia merasa Samadikun diperlakukan istimewa lantaran tidak diborgol.

"Ya saya kira itu yang harus dievaluasi dari aparat penegak hukum. Katanya negara kita kan negara hukum, seluruh warga negara ini memiliki hak dan status yang sama. Harusnya pemerintah konsisten dalam perlakukan seluruh orang-orang yang dianggap melanggar hukum. Tidak boleh dong pandang bulu," kata Jazuli di Kantor DPP PKS. (mdk)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: