
NBCIndonesia.com - Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengingatkan agar Direktorat Jenderal Pajak terbuka ke publik terkait klarifikasi atau pemeriksaan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis yang masuk dalam dokumen Panama Papers.
"Pemeriksaan itu seharusnya terbuka dong ke publik oleh Dirjen Pajak," tegas Uchok, Selasa (19/4/2016).
Lebih lanjut, Uchok menekankan agar tidak mudah mengambil kesimpulan bahwa dalam proses klarifikasi tersebut itu tidak ada apa-apa atau sudah clear.
"Artinya, jangan ambil kesimpulan dulu seperti sudah clear. Dirjen Pajak harusnya kerjasama dengan PPATK untuk menyelidiki kasus itu," ucapnya.
Uchok pun merasa aneh dan janggal soal masuknya nama Harry dalam Panama Papers yang tercatat memiliki perusahaan cangkang diluar negara tepatnya di Yurisdiksi kawasan surga pajak British Virgin Island, bernama Sheng Yue International Limited.
"Apalagi alamat kantornya, ada dalam Gedung wakil rakyat iya. Iya lebih aneh dan janggal, pihak Dirjen Pajak sudah konfirmasi, tidak ada apa apa kata mereka," tukasnya. (rn)

