
NBCIndonesia.com - Ketua Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) Kartini Muljadi dikabarkan bersedia menjadi justice collaborator untuk pengungkapan kasus pengadaan lahan Rumah Sakit Sumber Waras.
Hal itu diungkapkan mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Arief. “Bagus juga solusi Kartini jadi justice COL, biar semua terang seterang Purnama. Mengembalikan yang dia terima, bukan nilai yang tertera,” tulis Andi Arief di akun Twitter @AndiArief_AA.
Soal sikap Kartini Muljadi, Andi Arief, membeberkan pengakuan Kartini kepada Pansus DPRD DKI. “Saat ditemui pansus DPRD, Kartini Mulyadi sampaikan nominal berapa yang dia terima dari penjualan lahan RSWW, itu cerita H Lulung pada saya,” ungkap @AndiArief_AA.
Terkait hal itu akun fenomenal @Zumpio, mengusulkan Kartini Muljadi mendapatkan “Kartini of The Year 2016. “Untuk keberaniannya sebagai justice collabolator @KPK_RI, kita anugrahkan Kartini Mulyadi sebagai Kartini of the year 2016. Setuju?” tulis @Zumpio.
Selasa (19/04), Kartini Muljadi memberikan keterangan pada KPK terkait pembelian lahan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dari APBD-Perubahan tahun 2014.
Kartini diperiksa KPK hampir tujuh jam. Kartini ditengarai mengetahui banyak soal proses pembelian lahan yang diduga banyak terjadi penyimpangan.
Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati menjelaskan, Kartini diundang untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan pembelian lahan Sumber Waras oleh Pemprov DKI senilai Rp 755 miliar. “Diundang memberikan keterangan terkait penyelidikan RS Sumber Waras,” ungkap Yuyuk (19/04). (it)

