
Nusanews.com - Diduga akibat saling ejek dengan menggeber sepeda motor, puluhan remaja tanggung terlibat tawuran di depan Rumah Sakit (RS) Hermina, Jalan Raya Puspiptek, Pamulang, Tangerang Selatan, dini hari tadi.
Kedua kelompok remaja tanggung berusia belasan tahun yang biasa berkumpul di dua wilayah berbeda, yakni Setu dan Viktor.
Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, T (45) dan S (33), mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula ketika salah satu kelompok menggeberkan knalpot sepeda motor saat melintas di depan kelompok lainnya di wilayah Setu.
"Anak-anak yang nongkrong di Setu nggak terima terus mereka adu mulut, akhirnya jadi rame (tawuran)," ungkap saksi mata, seperti dilansir dari laman Humas Polda Metro Jaya, Sabtu (11/06/2016).
Selain diwarnai aksi saling lempar batu, dalam tawuran itu masing-masing kelompok mempersentai diri dengan balok kayu dan pecahan botol. Hingga sekitar satu jam berlangsung belum terlihat petugas kepolisian datang ke lokasi menghentikan tawuran itu.
Karena petugas kepolisian tak kunjung tiba, akhirnya warga yang kesal dan terusik oleh aksi itu langsung turun tangan dengan membubarkan paksa kelompok yang terlibat tawuran tersebut sehingga perlahan aksi saling lempar itu pun bisa mereda. "Karena polisi belum datang, akhirnya warga keluar semua terus bubarin anak-anak itu," tandasnya. (rn)

