
Nusanews.com - Calon petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku menghindari kegiatan bakti sosial (Baksos) jelang Pilkada DKI Jakarta 2017, karena khawatir disebut pencitraan oleh lawan politiknya.
Saat menghadiri acara Hari Anak Nasional di Balai Kota DKI, Ahok terkejut ketika mengetahui acara tersebut menggunakan konsep bakti sosial. Ahok pun mengungkapkan ketidaksukaannya secara langsung saat dia memberi sambutan.
"Saya kira kalau hari anak lalu ada baksos, jangan ajak saya deh," ujar Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (23/7/2016).
Walau demikian, Ahok tetap mempersilakan siapa pun untuk membuat acara bakti sosial di kawasan Balai Kota DKI atau kantor pemerintah DKI lainnya. Namun, dia meminta untuk tidak diundang dalam acara bakti sosial itu.
"Kalau dokter mau pakai puskesmas kami, buat baksos, ya silahkan saja, tapi jangan undang saya. Kalau undang saya acara makan-makan saja," ujar Ahok sambil tertawa.
Selain tidak mau menghadiri acara baksos, Ahok juga menghindari mengunjungi tempat-tempat ibadah. Ahok khawatir kehadirannya menemui warga di tempat-tempat ibadah akan disebut pencitraan politik.
"Orang suka pikirannya politik. Saya ini menghindari datang ke pesantren atau masjid-masjid, nanti dibilang Ahok pencitraan," ujar Ahok, ketika hadir dalam acara halalbihalal di kediaman Pemilik Yayasan Al-Wathoniyah Asshodriyah, Ahmad Sodri, Sabtu lalu. (rn)

