
Nusanews.com - Untuk mengantisipasi ekses kerusuhan di Tanjung Balai Sumatera Utara pada Jumat (29/7/2016) lalu, sejumlah personel TNI disiapkan di seluruh Wihara dan Klenteng yang tersebar di seluruh Provinsi Sultra. “Personel TNI diturunkan memback up Polisi untuk menjaga Wihara ataupun Klenteng” ujar Kepala Penerangan Korem 143/Halu Oleo Mayor Inf. Azwar Dinata, SH. kepada pembawaberita.com di ruang kerjanya Senin (1/8/2016).
Azwar mengatakan pengamanan seluruh Wihara dan Klenteng di Sultra, merupakan instruksi langsung dari Danrem 143/HO Kolonel Inf. Immanuel Ginting, SE kepada seluruh jajaran Kodim di wilayah Sultra guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat khususnya umat budha dalam menjalankan ibadahnya.
Perbantuan aparat TNI untuk menjaga seluruh Wihara ataupun Klenteng di Sultra akan tetap dilakukan hingga kondisi keamanan tempat ibadah Umat Budha tersebut benar-benar terjamin. “Potensi terjadinya insiden, bentrok dan aksi teror harus dicegah sejak dini, karenanya kami melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat sekaligus mensosialisasikan pentingnya kedamaian” ujar Kapenrem 143/HO lagi.
Sebagai salah satu daerah yang bebas dari gejolak sosial karena konflik keagamaan, pihaknya mengharapkan agar Masyarakat Sulltra tetap menjaga dan meningkatkan kerukunan beragama di Sultra demi tercapainya kehidupan berbangsa dan bernegara yang sehat. ” Sultra ini dikenal sebagai daerah yang aman dan terbuka, oleh karena itu hendaknya predikat tersebut kita pertahankan” pungkas Mayor Inf. Azwar Dinata, SH. (pb)

