logo
×

Senin, 15 Agustus 2016

"Apa Mau PDIP Sebagai Partai Terbesar Memilih Kecubung Jadi Gubernur? Gak Mungkin Dong"

"Apa Mau PDIP Sebagai Partai Terbesar Memilih Kecubung Jadi Gubernur? Gak Mungkin Dong"

Nusanews.com - Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit, meyakini bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada akhirnya akan memilih calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti.

Pasalnya, kata Arbi, partai yang dikomandoi Megawati Soekarnoputri itu tak kan mau kehilangan muka dan salah memilih kandidat. Oleh karena itu, Ahok adalah pilihan yang tepat.

"Apa mau, PDIP sebagai partai terbesar memilih 'kecubung' jadi gubernur? Gak mungkin dong," papar Arbi dikutip dari netralnews, Minggu (14/8).

Lebih lanjut Arbi menilai, baru Ahok yang sudah terbukti bekerja dalam membangun Ibu Kota, sementara calon lain masih sebatas beretorika.

"PDIP itu saya kira incarannya tak lain adalah Ahok. Karena dari seluruh calon yang ada, yang sudah kerja dan terbukti kan Ahok, yang lain kan cuma baru gembar-gembor aja," ungkap Arbi.

Arbi pun berpendapat, Megawati pun tak akan mau mengambil resiko dengan memboyong Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, sebagai lawan Ahok nantinya. Karena jika Risma gagal, elektabilitas PDIP di Surabaya dan Jakarta bisa merosot, dan dampaknya berkelanjutan pada Pemilu 2019 mendatang.

Dan, menurut Arbi, Megawati paham akan resiko itu. Dan lagi, kesuksesan Risma di Surabaya bukan jaminan akan mampu mengatasi masalah di Jakarta yang jauh lebih kompleks.

"Karena meski dia sukses di Surabaya, tapi dia belum punya bukti dan pengalaman di Jakarta," pungkas Arbi. (jn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: