
Nusanews.com - Isu menganai kenaikan harga rokok saat ini masih menjadi perbincangan hangat.
Hal itu kemudian diangkat sebagai tema tugas kampus oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Tugas itu dibuat video oleh beberapa mahasiswa tersebut.
Tampak dalam video berdurasi 1:34 itu, tampak satu keluarga sederhana sedang bersiap untuk makan siang.
Seorang ibu terlihat sedang menyiapkan piring dan sendok, sementara anak perempuannya sudah bersiap duduk di kursi makan.
Tiba-tiba datang ayahnya ke meja makan sambil membawa gelas, dan melihat menu makanan yang ada di atas meja.
Ia kemudian protes kepada istrinya dengan lauk pauk sederhana yang ada di atas meja.
Mereka berdialog menggunakan bahasa jawa.
"Owalah Bu, setiap hari kok makan pakai lauk tahu sambal tahu sambal, apa tidak ada lauk yang bergizi lagi?" kata si ayah sambil duduk.
Sementara si ibu masih asyik menyiapkan piring, dan anaknya memperhatikan ayahnya.
"Owalah Pak, bagaimana mau makan yang bergizi coba? Uang yang Bapak berikan hanya bisa untuk membeli tahu sama cabai," jawab istrinya.
Tak lama, si ayah kemudian menyuruh anaknya untuk membelikan rokok untuknya.
"Fitri, Bapak belikan rokok dulu sana!," ujarnya sambil memberikan sejumlah uang Rp 10 ribuan.
Anaknya mengambil uang itu lalu segera berjalan keluar untuk mengikuti perintah ayahnya.
Tak lama Fitri kembali ke ruang makan tersebut sambil menunduk.
"Rokoknya mana?!," tanya ayahnya sambil berteriak.
Yang mengejutkan, ternyata Fitri bukan membeli rokok seperti yang disuruh oleh ayahnya.
Fitri menjawab pertanyaan ayahnya dengan lantang.
"Mau didadar apa diceplok," jawabnya sambil menyodorkan beberapa butir telur yang dibungkus plastik.
Video itu diakhiri dengan menyorot ke arah telur dengan tulisan 'Menjadikan Rokok Bergizi'.
Sejak diposting 21 Agustus oleh akun Facebook Website Sang Pencerah hingga berita ini dibuat, video itu sudah ditonton sebanyak 156.929 kali.
Video itu juga disukai sebanyak 171.055 kali dan dibagikan hingga 3.988 kali.
"MEROKOK MAKANAN BERGIZI
Kontroversi mengenai kenaikan harga rokok, mari kita renungkan kembali iklan pendek beraksen 'ngapak' karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini : "Merokok Makanan Bergizi"," tulisnya dalam keterangan foto.
Komentar dari netizen juga beragam, seperti yang disampaikan oleh pemilik akun Arif Abu Shidqia.
"Sy suka kalimat terakhir "arep di dadar apa di ceplok?", haha...," tulisnya.
"Iklan2 sprti ini yg perlu digalakkan, bukan mematikan api tungku para pekerja pabrik rokok yg bakal di-PHK...
(Blm trmasuk banyak maling yg maksa nyari duit gampang buat beli rokok)," komen pemilik akun Deddy I. A. Singoatmodjo.
"Pesan moral yg bnr2 patut untuk ditonton," kata Lala Evans Walker.
"Beginilah khidupan msyarakat kita nanti klo hrga rokok 50rb," ujar Erna Ablam. (tn)
Ini videonya :

