
Nusanews.com - Banyak kalangan masih menunggu keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dalam menentukan calon pasangan gubernur dan wakil gubernur, untuk di Pilkada DKI. Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Achmad Basarah mengatakan, agar semua pihak bersabar dan tidak percaya dengan kabar bohong.
Dia menegaskan, Keputusan mengenai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI saat ini sudah diserahkan DPP kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
"Keputusan mengenai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI saat ini, sudah diserahkan DPP Partai kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, sebagai pemegang mandat hak prerogatif partai sesuai AD/ART PDI Perjuangan," ucap Basarah saat dihubungi di Jakarta, Selasa (23/8/2016).
Menurut dia, sejauh ini Megawati belum memberikan keputusan ataupun instruksi apapun terkait Pilkada DKI. “Beliau saat ini, masih terus menyerap berbagai aspirasi dan dinamika sosial politik yang berkembang di tengah-tengah masyarakat," ungkap Basarah.
Menurut dia, Megawati tengah memperhatikan harapan masyarakat Jakarta untuk mendapatkan pemimpin yang dapat membawa kesejahteraan warga DKI.
Menurut anggota Komisi III DPR ini, DKI sebagai ibukota, harus menjadi etalase Republik di mata dunia internasional, oleh karena itu tidak boleh ada kemiskinan yang diderita warga DKI Jakarta. Namun harus tetap terjaga stabilitas sosial dan politiknya.
"Oleh karena itu, diperlukan pemimpin yang berjiwa gotong royong dan mengayomi semua lapisan masyarakat, terutama kaum marhaen yang nasibnya harus diselamatkan dan disejahterakan," tutup Basarah.
Tampik Klaim
Disisi lain, Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menampik klaim Ahok, yang mengaku telah didukung Ketua Umum PDIP Megawati Sokarnoputri di Pilkada DKI 2017.
Sebelumnya, Ahok mengaku hal tersebut pasca mendatangi Kantor DPP PDIP di Menteng, Jakarta Pusat saat 17 Agustus 2016 kemarin. Menurut Masinton, kedatangan Ahok tersebut adalah silaturahmi dan berharap mendapat dukungan dari Megawati.
"Namanya orang berharap. Sampai hari ini belum (diputuskan dukung Ahok)," kata Masinton di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/8/2016).
Anggota Komisi III DPR ini berujar, partai banteng moncong putih tersebut masih menyerap aspirasi dari kader dan masyarakat ibu kota menginginkan pemimpin seperti apa. (ht)

