logo
×

Senin, 15 Agustus 2016

Waduh, Kata Walikota New York: Umat Muslim Dibidik Kaum Fanatik

Waduh, Kata Walikota New York: Umat Muslim Dibidik Kaum Fanatik

Nusanews.com - Umat Muslim Amerika Serikat berada bidikan kaum fanatik, demikian Walikota New York Bill De Blasio dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Minggu waktu setempat, menyusul penembakan imam masjid New York dan asistennya, Maulama Akonjee (55) dan Thara Uddin (64), oleh orang tak dikenal, Sabtu lalu.

"Untuk sementara kami tidak mengetahui motif di balik pembunuhan. Penting bagi kita semua untuk bekerja sama menjembatani perbedaan yang mengancam kebesaran kota dan negara kita."

Pernyataan De Blasio ini terkait laporan Universitas California di Berkeley dan CAIR yang menunjukkan bahwa masjid telah diserang sebanyak 78 kali sepanjang 2015, atau yang tertinggi sepanjang sejarah.

Maulama Akonjee (55) dan Thara Uddin (64), keduanya berasal dari Bangladesh, tewas dengan luka tembak sesaat setelah keduanya keluar dari Masjid Jame al-Furqan di wilayah Queens. Pelakunya yang belum ditangkap, setelah itu kabur ke arah Taman Ozone.

Dewan Hubungan Amerika Islam (CAIR) menawarkan hadiah hingga USD 10 ribu atau Rp 131 juta kepada siapa saja yang memberikan informasi terkait keberadaannya.

Jemaah masjid percaya, penembakan ini merupakan tindak kriminal yang dilandasi kebencian terhadap agama tapi polisi mengatakan belum ada bukti yang mengarah ke situ. Padahal saat kejadian, korban sedang membawa uang USD 1.000 dan pelaku tidak mengambilnya.

Dua korban sudah dimakamkan pada Minggu, setelah malam sebelumnya puluhan umat Muslim berkumpul di lokasi kejadian untuk mengenang mereka dan menuntut keadilan. "Kami menginginkan keadilan," seru mereka. (rn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: