logo
×

Sabtu, 10 September 2016

Lubis: Panglima TNI Harus Jelaskan, TNI Itu Seharusnya Membantu Rakyat, Ini Justru Dijadikan Centeng oleh Ahok

Lubis: Panglima TNI Harus Jelaskan, TNI Itu Seharusnya Membantu Rakyat, Ini Justru Dijadikan Centeng oleh Ahok

Nusanews.com -  Aksi anggota TNI yang sempat menahan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet di Rusunawa Rawa Bebek, Jakarta Timur, memunculkan polemik.

Aktivis politik Ahmad Lubis menilai, penahanan Ratna Sarumpaet yang sedianya mau menghadiri tahlilan almarhum Muhammad Ilham Ilmi, menjadi bukti bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah menjadikan anggota TNI sebagaimana centeng Ahok.

“Penugasan anggota TNI yang menjaga Rusunawa Rawa Bebek dan sempat menahan Ratna Sarumpaet membuktikan bahwa Ahok telah menjadikan anggota TNI seperti centeng dan budak,” tegas Ahmad Lubis kepada intelijen (09/09).

Menurut Lubis, Ahok telah memperalat TNI untuk kepentingannya sendiri. “Ini sudah menyalahi undang undang, TNI tugasnya menghadapi ancaman luar, bisa keamanan bila diminta bantuan Polri. Ini TNI berjaga, seperti menjadi budaknya Ahok,” jelas Lubis.

Lubis mendesak DPR RI untuk memanggil Panglima TNI terkait pemanfaatan anggota TNI untuk kepentingan Ahok tersebut. “Panglima TNI harus bisa menjelaskan, anggota TNI itu seharusnya membantu rakyat, ini justru dijadikan centeng oleh Ahok,” papar Lubis.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet sempat ditahan oleh sejumlah tentara yang menjaga ketat Rusunawa Rawa Bebek, Jakarta Timur. Rencananya, Ratna beserta warga Pasar Ikan hendak menghadiri acara tahlilan almarhum Muhamad Ilham Ilmi.

Almarhum meninggal setelah terjatuh dari lantai empat Rusun Rawa Bebek. Keluarga Ilham merupakan warga eks-Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, yang menghuni Rusun Rawa Bebek. (it)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: