logo
×

Minggu, 11 September 2016

Puji Yusril, Taufiqurrahman: Dulu Kalahkan SBY 7-0, Ahok Dikasih 10-0

Puji Yusril, Taufiqurrahman: Dulu Kalahkan SBY 7-0, Ahok Dikasih 10-0

Nusanews.com -  Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat, Taufiqurrahman, mengaku sebenarnya tidak setuju pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menjadi calon gubernur DKI Jakarta pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017. Alasannya, level Yusril sebenarnya bukan pada pemilihan gubernur, tetapi pada pemilihan presiden.

Ia menyampaikan hal itu saat diminta memberi testimoni mengenai Yusril pada deklarasi Duta Yusril Jakarta Pusat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (11/9/2016).

“Sebenarnya saya tidak rela Bang Yusril menjadi calon gubernur Jakarta. Karena beda level. Levelnya bukan gubernur, tetapi presiden. Tapi apa boleh buat, melihat Jakarta kacau, maka saya mendukung,” ujarnya.

“Dulu, waktu SBY menjadi presiden, Yusril kalahkan SBY 7-0 di pengadilan. Apalagi Ahok, kalau perlu kasih itu Ahok 10-0,” lanjutnya.

Saat ini, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah mengajukan uji materi atau judicial review terkait UU Nomor 10 tentang Pilkada Tahun 2016 pasal 70 ayat 3 yang mengatur tentang keharusan cuti selama kampanye bagi kepala daerah di Mahkamah Konstitusi (MK). Yusril terlibat pada sidang tersebut karena Yusril menjadi pihak terkait yang menolak judicial review.

Anggota DPRD DKI Jakarta yang bertugas di Komisi D ini berharap partainya, segera mendeklarasikan Yusril menjadi calon gubernur Jakarta.

“Saya mohon doa restu agar Demokrat secara resmi mendukung Yusri,” tutupnya.

Yusril disebut akan didukung tiga partai, yakni partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitam Bangsa (PKB). Dukungan akan bertambah jika Partai Amanat Nasional (PAN) memilih bergabung mendukung Yusril. (pk)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: