
Nusanews.com - Pemerintah saat ini tengah menggencarkan operasi pemberantasan pungutan liar (pungli).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas meminta seluruh aparatur pemerintah menghentikan pungli.
Di tengah gencarnya operasi pemberantasan pungli itu, masih saja oknum pemerintah melakukan pungli kepada masyarakat.
Sebuah video yang diunggah di media sosial Facebook, memperlihatkan bagaimana oknum aparat pemerintah melakukan pungli.
Video yang diunggah oleh akun Facebook, Mandey Lim, itu viral dan sudah dibagikan sebanyak 9.910 kali.
Video tersebut diunggah Rabu (19/10/2016).
"Bagiii dunkkk pakkkkkkk ... Lokasi Jln.Aksara ... Hahahaha .. Pakdeeee tuh salam tempelnya asikk sekali yaa pakkdeee , maaf yaaa pakdee sudah kurekam pakkdeee , bukan maksud hatii mengganggu pakkdeee tapi kasian tuhhhh supir2nya ... pakkdeee cuman salam2 ajaaa..
katanya si kalau ada pungli direkam aja , yaaauwesss kurekam ya pak kapoldaa ..," tulis Mandey Lim.
Video tersebut terdiri dua adegan.
Dari rekaman video, perekam video diperkirakan merekam kejadian tersebut dari dalam mobil yang terparkir.
Dalam tayangan video tersebut, terlihat oknum berpakaian Dinas Perhubungan berbincang dengan seorang lelaki.
Di dekatnya terparkir mobil operasional Dinas Perhubungan.
Tak lama kemudian lelaki itu kemudian membuka dompet dan memberikan beberapa lembar uang kepada oknum petugas.
Dalam video yang kedua, petugas yang sama juga berperilaku serupa.
Oknum petugas tersebut bersiap menilang lelaki muda.
Setelah lelaki muda itu membayar, tilang pun tak jadi dilakukan.
TribunSolo.com belum mengetahui kapan dan dimana peristiwa itu terjadi.
(lihat videonya di sini)
Ratusan netter berkomentar atas video tersebut.
"Sesuai dg instruksi kapolri. Rekam dan publikasikan," tulis Putra.
"Jl.aksara daerah apa?," tulis John Lie.
"Rakyat harus bersatu membasmi sampah masyarakat, untuk menuju Indonesia bebas Pungli!!!!!," tulis Hendra Sucipta.
"Ini kemarin kejadian Pungli oleh oknum Dinas LLAJR direkam oleh seseorang....," Bahang Luhulima.
"Tindak tegas yang melakukan pungli... masyarakat udah muakkkkkk..," tulis James Anderson. (tn)

