
NUSANEWS - Pengamat Akademi Virtual, Nukman Lutfie menilai informasi dan berita-berita di media sosial saat ini, sebagian besar adalah tidak benar atau hoax.
Lutfie mengatakan, informasi yang beredar di media sosial saat ini kebanyakan bukan bersumber dari media mainstream.
“Rata-rata informasi berita yang di-share menjadi hoax berasal dari media abal-abal,” kata Lutfie lansir Republika, Sabtu (26/11/2016).
Lutfie menuturkan, sebagian besar informasi hoax yang kini tengah banyak beredar ialah terkait Pilkada DKI dan kasus Ahok.
“Berita yang banyak di-share adalah berita berita dengan judul ‘murahan’ yang bombastis, jadi sekarang yang dicari bukan lagi click bait tapi sekadar share bait,” ujarnya. (ip)

