
NUSANEWS - Terkait peserta NonMusim yang akan mengikuti Aksi 212, Habib Rizieq Shihab, Ketua Dewan Penasihat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, mengatakan akan melakukan persiapan untuk itu.
”Kami juga punya kewajiban mengatur peserta aksi dari luar Muslim. Karena, aksi 4 November aksi didatangi juga non-Muslim,” kata Habib Rizieq, lansir Republika, Selasa (29/11/2016).
GNPF menilai peserta dari kalangan non-Muslim harus mendapat tempat nyaman tanpa terganggu rasa keagamaannya. Habib Rizieq mengatakan pihaknya akan mengadakan rapat tersendiri untuk membahas soal itu.
Aksi damai 2 Desember mendatang akan berlangsung di bilangan Monas, sesuai kesepakatan GNPF MUI dengan Polri.
GNPF-MUI sendiri semula berkeras tetap ingin menggelar shalat jumat di jalan Sudirman-Thamrin, namun akhirnya menerima usulan Polri untuk memindahkan lokasinya ke Monas.
Dengan mempertimbangkan masalah kemudahan akses, GNPF sepakat memilih Monas sebagai lokasi aksi damai 2 Desember jika semua pintu dibuka plus dibuat pintu darurat untuk medis dan logistik.
”Juga harus tersedia pokso medis, logistik, toilet, dan tempat wudhu,” katanya. (ip)

