
NUSANEWS - Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, menghadiri acara "Kick Off Pasar Murah" yang diselenggarakan Artha Graha Peduli (AGP) di pelataran parkir Electronic City, SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (14/1).
Pasar murah adalah kegiatan yang rutin digelar AGP untuk membantu masyarakat kurang mampu. Kali ini, kegiatan tersebut khusus digelar AGP untuk menyambut perayaan Tahun Baru Tionghoa atau biasa disebut Imlek, yang akan jatuh pada hari Sabtu 28 Januari 2017.
Setelah mengamati harga-harga bahan pokok yang dijual di pasar murah, Menteri Enggartiasto mengaku terkejut.
"Saya sungguh terkejut melihat berapa harga yang ada," ungkapnya.
Berdasarkan pantauan, harga-harga bahan pokok yang dijual memang jauh di bawah harga pasar. Sebut saja daging sapi yang dijual dengan harga Rp 60 ribu per kilogram atau cabai keriting yang dijajakan Rp 45 ribu per kilogram.
Enggartiasto mengatakan, subsidi yang diberikan oleh AGP membuat harga-harga bahan pokok itu bisa terjangkau kelompok masyarakat ekonomi lemah.
"Subsidi yang diberikan, dan memang tidak boleh gratis karena tidak mendidik," tegasnya.
Enggartiasto memuji kegiatan itu karena bertujuan meringankan beban masyarakat yang miskin. Ia pun berterimakasih kepada pemilik Grup Arta Graha, Tomy Winata, yang hadir dalam kesempatan tersebut.
"Catatan, bagi mereka yang mempunyai kemampuan yang cukup tolong jangan beli. Ini hanya untuk masyarakat sekitar yang kurang mampu," pinta sang menteri.
Selain Menteri Perdagangan, acara tersebut juga dihadiri aktivis pluralisme yang merupakan pendiri Wahid Institute, Yenny Wahid. (rmol)

