logo
×

Kamis, 02 Februari 2017

Kepala Bappenas Direstui Jokowi Jadi Calon Presiden IFAD

Kepala Bappenas Direstui Jokowi Jadi Calon Presiden IFAD

IDNUSA - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan pencalonannya sebagai Presiden Dana Internasional untuk Pengembangan Agrikultural atau International Fund for Agricultural Development (IFAD) merupakan rekomendasi dari pemerintah. Dia bahkan mengaku sudah meminta izin dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pencalonannya tersebut.

"Karena seorang calon presiden IFAD itu menurut aturan harus dinominasikan oleh negara," kata Bambang di kantornya, Kamis 2 Februari 2017.

Bambang mengaku telah menjelaskan kepada presiden mengenai apa keuntungan Indonesia jika menjadi pemimpin pada salah satu badan PBB tersebut.

"Saya jelaskan pada Pak Presiden bahwa ini adalah kesempatan Indonesia untuk dapat berkiprah di dunia internasional. Karena Indonesia masih belum underrepresented di semua organisasi internasional. Pak Presiden bilang oke, Indonesia harus berperan di internasional dan saya ikut prosesnya," kata Bambang.

Bambang mengaku dirinya telah melakukan kunjungan ke sejumlah negara, untuk melakukan kampanye dan uji kepatutan terkait dengan nominasinya sebagai calon Presiden IFAD periode 2017-2021. "Dua pekan lalu saya sudah pergi ke Roma dan Italia. Di sana saya istilahnya berkampanye dan mengkuti segala proses tahapan seleksi," ujarnya.

Diketahui, IFAD merupakan salah satu badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang bergerak dalam pendanaan internasional untuk pembangunan sektor pertanian. Dengan prosedur yang dilakukan di kantor pusat IFAD di Roma, Bambang Brodjonegoro merupakan satu-satunya wakil dari Asia, dan memiliki pengalaman sebagai Gubernur IFAD Indonesia sejak masih menjabat Wakil Menteri Keuangan RI.

Pemilihan Presiden IFAD akan dilaksanakan pada kesempatan Pertemuan Dewan Gubernur IFAD Sesi ke-40 tanggal 14-15 Februari 2017, yang akan diikuti oleh delapan kandidat terkemuka dari berbagai belahan dunia. Sementara itu, uji kepatutan bagi para kandidat telah dilaksanakan pada 20 Januari 2017 lalu. (vv)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: