logo
×

Minggu, 12 Februari 2017

Milih Berdasarkan Agama Melawan Konsitusui, Fahri: Negara Mana?!

Milih Berdasarkan Agama Melawan Konsitusui, Fahri: Negara Mana?!

IDNUSA - Pernyataan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal memilih berdasarkan agama merupakan sebuah pelanggaran konstitusi, dianggap sebagai memperkeruh suasana masa tenang jelang Pilkada DKI Jakarta.

Bahkan pernyatan tersebut disebut membuat kegaduhan baru.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah dalam akun twitternta mengecam pernyataan Ahok tersebut.

Fahri berharap Ahok belajar lebih banyak tentang aturan-aturan yang tertera di Undang-Undang.

“Kalau itu omongan Basuki, tanya dia itu konstitusi negara mana? Karena di UUD 45 gak ada…#AgamaDanKonstitusi,” tulis Fahri melalui akun twitter-nya, @Fahrihamzah, Minggu (12/2).

Fahri menilai kesalahan yang Ahok buat kali ini juga tak dapat dimaafkan. Ucapan agama dan konstitusi kembali diucapkan di depan umum. Sama halnya saat ia mempertanyakan surat Al-Maidah 51.

“Sekarang dia ulang lagi omongan konyol itu dengan cara lain, di ruang publik lagi dalam jamuan berbiaya negara. #AgamaDanKonstitusi,” tulis Fahri.

“Dari semua sudut pernyataannya salah. Coba siapa yang berani bela. Sini tak kandani rek..#AgamaDanKonstitusi.”

 Seperti diketahui, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali aktif sebagai Gubernur definitif setelah kembali menjalani masa cuti kampanye sebgai calon petahana.

Namun baru saja aktif, kembali Ahok membuat pernyataan kontroversi dengan menyebut bahwa jika seseorang memilih berdasarkan agama, maka melanggar konstitusi RI.

Ahok menyampaikan hal itu dalam pidato saat serah terima jabatan dengan pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Sumarsono di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (11/2) kemarin. “Anda melawan konstitusi di NKRI jika memilih berdasarkan agama,” ucap Ahok. (ki)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: