
IDNUSA - Ruhut Sitompul ikut berkomentar soal buka-bukaan mantan Ketua KPK Antasari Azhar di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, haru ini Selasa (14/2). Bahwa, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono lah yang mengkriminalisasi dirinya hingga dikurung dalam jeruji besi.
Kata Ruhut, para "pembisik" SBY lah yang bertanggung jawab hingga Antasari masuk ke penjara. Adapun hukuman yang diterima Antasari itu terlibat pembunuhan berencana terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnain.
"Tapi para pembisik, mungkin karena mau mengambil perhatian, muka, jadilah persitiwa yang dialami Antasari," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (14/2).
Dia meyakini, 'kriminalisasi' terhadap Antasari itu bukanlah perintah SBY. Ruhut mengklaim tahu betul karena dulu dia sangat dekat dengan ketua umumnya itu. "Kalau itu feeling saya, beliau tidak memerintahkan. Waktu peristiwa Antasari, saya masih anjing penjaga SBY," tegasnya.
Namun, jika memang Antasari memiliki bukti bahwa SBY adalah dalang yang menyebabkan dirinya dipenjara, Ruhut mempersilakannya. "Tapi kalau Pak Antasari mempunyai data, silakan, saya akan dukung dia. Kalau memang ada, mohon tolong dibuka," pungkas legislator asal Medan itu. (jp)

