
IDNUSA, JAKARTA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan agar tentaranya menduduki sebuah pulau yang semula tak berpenghuni.Pulau itu terletak di kawasan terumbu karang di wilayah yang disengketakan di Laut China Selatan.
"Pulau yang kosong itu adalah milik kita. Mari kita hidup di atasnya," kata Duterte seperti dimuat BBC (Jumat, 7/4).
Langkah ini diprediksi akan memancing kemarahan dari China yang juga mengklaim wilayah tersebut.
China diketahui telah membangun pulau buatan di daerah tersebut selama bertahun-tahun.
Sedangkan Filipina menempati sembilan fitur di Laut Cina Selatan, termasuk dua era transportasi kapal Perang Dunia, Beijing mengklaim hampir semua wilayah.
"Nampaknya setiap orang berupaya mengambil pulau itu. Jadi lebih baik kita tinggali daripada tidak berpenghuni," tegas Duterte. (rmol)

