logo
×

Kamis, 04 Mei 2017

Hari Kebebasan Pers, Jokowi: Berita Hoax Jangan Diviralkan

Hari Kebebasan Pers, Jokowi: Berita Hoax Jangan Diviralkan

NUSANEWS, JAKARTA - Di Hari Kebebasan Pers Sedunia, Presiden Jokowi mengajak insan pers meluruskan kabar-kabar bohong yang berseliweran di era teknologi informasi seperti saat ini. Hoax menjadi tantangan jurnalisme.

"Media semestinya meluruskan kalau ada berita-berita yang tidak benar, ada berita-berita bohong, ada hoax, ada ujaran-ujaran yang tidak baik," kata Jokowi setelah berpidato dalam acara Hari Kebebasan Pers Sedunia 2018, JCC, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Lewat pencerahan oleh media, publik diselamatkan dari jalan sesat yang ditawarkan hoax. Pelurusan oleh media massa membuat masyarakat mendapat informasi yang benar.

"Jangan malah ada berita yang nggak benar malah nggak diluruskan, malah diangkat atau diviralkan," kata Jokowi.

Jokowi menyatakan Indonesia adalah negara dengan kebebasan pers yang unggul. Pers juga berperan dalam demokrasi lewat sikap kritis dan antikorupsi.

"Wartawan ini sudah mendapat kebebasan yang amat sangat di dunia, terutama di Indonesia, sebagai bagian dari cita-cita reformasi dulu. Tapi yang namanya kebebasan juga ada tanggung jawabnya," ujar Jokowi. (dtk)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: