logo
×

Kamis, 06 Juli 2017

Jokowi yang Minta Tarif Listrik tak Turun

Jokowi yang Minta Tarif Listrik tak Turun

NUSANEWS, JAKARTA - Atas perintah Presiden Joko Widodo, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan bahwa harga listrik tidak naik ataupun turun per 1 Juli hingga Desember 2017.

Menteri ESDM Ignasius Jonan bilang, salah satu alasan pemerintah tak turunkan tarif listrik adalah efisiensi. "Efisiensi," ujar Jonan kepada wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Menurut Jonan, bila biaya pokok produksi (BPP) terus turun maka tantangan lainnya adalah kurs mata uang. Hal ini lantaran semua kontrak jual beli perusahaan produsen listrik menggunakan US$. "Paling murah sampai 2019 turun lah pelan-pelan 5%. Kalau enggak bisa ya minimal sampai 2020," jelas Jonan.

Selanjutnya, masih kata mantan menteri perhubungan ini, selain menekan BPP, cara lain untuk melakukan efisiensi adalah dengan energi mix. Dalam hal ini, pemerintah mengatur kebijakan untuk menetapkan harga yang paling affordable atau yang bisa dijangkau masyarakat itu ditetapkan dengan harga berapa.

Selain itu, Jonan juga meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menurunkan tarif listrik hingga tiga bulan ke depan. Hal ini karena harga minyak mentah yang mengalami tren penurunan. "ICP (harga minyak mentah) itu trennya turun. Gas, itu sekarang posisinya yang mengendalikan harganya pembeli karena produksinya sudah banyak sekali," kata Jonan. (il)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: