
NUSANEWS, JAKARTA - kepolisian terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku teror disertai pemasangan bendera Negara Islam (ISIS) di kantor Polsek Kebayoran Lama.
Kepala Polres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan mengatakan, penyidik sudah meminta keterangan dari sedikitnya delapan saksi yang diduga mengetahui kejadian tersebut. Keterangan para saksi digunakan untuk membuat sketsa wajah pelaku.
"Kami akan coba buat sketsa wajah pelaku dari saksi-saksi di TKP (tempat kejadian perkara)," ujar Iwan kepada wartawan di kantornya, Kamis (6/7).
Dia menambahkan, selain meminta keterangan saksi, penyidik juga mengumpulkan bukti dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang ada di lokasi kejadian.
Menurut Iwan, terdapat sejumlah barang bukti yang sedang diidentifikasi oleh Puslabfor Mabes Polri yakni bendera berlambang ISIS, surat ancaman, dan botol air mineral.
"Lima CCTV sedang diidentifikasi di Cyber Polda Metro Jaya, kita tunggu saja hasilnya. Kita melakukan penyelidikan dari tempat-tempat lain yang menjadi bagian yang kita curigai," jelasnya. (akt)

