NUSANEWS, JAKARTA - Pretty Asmara sempat membuat kehebohan di Polda Metro Jaya. Dia menyela sesi tanya jawab pihak awak media dan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Agro Yuwono.
Ketika menyela, Pretty membantah dirinya menggunakan narkoba. Bahkan dia mengatakan di hadapan awak media jika dirinya telah dijebak.
“Saya mau ngomong. Saya dijebak! Saya tidak mengedarkan. (Dijebak) Alvin. Saya tidak pernah mengedarkan, tidak pernah membeli. Saya nggak make, dua tahun nggak ada. Saya terima, terima, dibilang pake dua tahun. Saya dijebak. Urine saya negatif. Saya tidak gunakan narkoba,” katanya di Polda Metro Jaya, Selasa (18/7).
Dari pengakuan Pretty, polisi tidak membantah keseluruhannya. Seperti urine yang negatif.
Dony Alexander, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membenarkan beberapa pembelaan Pretty.
“Pretty memang negatif urine. Aphetamine negatif, benzo negatif namun perannya di sini dalam proses penangkapan dan target kami adalah Hamdan. Dia yang mengondisikan Hamdan untuk menyiapkan barang tersebut. Peran (Pretty) di sini bukan sebagai pengguna, namun sebagai perantara. Perantara untuk mengedarkan barang tersebut,” ujar Dony.
“Dia (Pretty) yang meminta atas keterangan Hamdan, Pretty yang memesan. Bukti pesanan kan tidak seperti kita beli barang. Tidak berarti harus ada kwitansi. Tapi keterangan dan pada saat penangkapan uang disita dari Pretty. Kalau terkait masalah proses penjebakan ataupun bagaimana, itu nanti akan kita lihat. Mungkin para DPO nanti akan kita lihat dalam proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (ps)


