
NUSANEWS, JAKARTA - Jajaran Polda Kalimantan Tengah masih memeriksa intensif dua pelaku pembakar sekolah dasar negeri (SDN) di Palangkaraya, F alias U alias O dan S.
Dari hasil pemeriksaan, diektahui jika keduanya disuruh seseorang untuk membakar.
"Kami masih kejar dia (penyuruh)," kata Kapolda Kalteng Brigjen Anang Revandoko ketika dikonfirmasi, Selasa (1/8).
Dia menyebut si penyuruh ini adalah Mister X karena inisialnya masih dalam pengejaran petugas. Untuk dua pelaku, kata Anang, mengaku hanya membakar tiga sekolah. "Tapi kita lihat perkembangan ke depan," sambung dia.
Kepada polisi, terang Anang, kedua pelaku mengaku pembakaran dilakukan dengan cara merambatkan api ke handuk, yang sebelumnya dibasahi dengan minyak tanah, dan di taruh di botol beling.
Pengakuan mereka ini senada dengan temuan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
Selain dua tersangka pembakar, Anang melanjutkan, polisi juga menangkap seorang yang diketahui mencuri laptop di lokasi kebakaran. "Ada satu lagi yang kami tangkap. Itu dia waktu di TKP ketahuan mengambil laptop di SDN 5," ucap Anang.
Diketahui total ada tujuh sekolah yang terbakar dengan kurun waktu berdekatan.
(jpg)

