
NUSANEWS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membawa angin segar kepada warga Negeri Paman Sam saat menyampaikan Pidato Kenegaraan perdananya di Washington, Selasa (30/1/2018) malam waktu setempat.
Dalam pidatonya tersebut, Trump berjanji untuk membawa negara AS menjadi lebih baik dengan membawa perdamaian serta persatuan di tengah masyarakat.
"Malam ini, saya meminta kepada Anda sekalian untuk mengesampingkan perbedaan-perbedaan kita, mencari persamaan, dan bersatu untuk melayani semua warga," ujar Trump dalam pidatonya, seperti dikutip dari The Guardian.
Pidato tersebut disambut meriah oleh para anggota kongres dari Partai Republikan. Mereka juga terdengar sempat berteriak, "USA! USA!" beberapa kali dan juga terlihat salah seorang anggota kongres melambaikan sebuah topi merah bertuliskan 'Make Amerika Great Again' yang merupakan semboyan dari Trump semasa berkampanye.
"Tidak pernah ada waktu yang lebih baik untuk menghidupkan mimpi Amerika. Ini adalah momen kita," sambung Trump yang kembali disambut oleh tepuk tangan meriah dari sejumlah pendukungnya.
Meski begitu, pidato tersebut ternyata tak mendapatkan perhatian dari anggota kongres Partai Demokrat. Tak lama setelah Trump memulai pidatonya, sejumlah anggota Partai Demokrat terlihat meninggalkan ruangan kongres.
Menurut Partai Demokrat, pidato Trump amat bertentangan dengan kenyataan-kenyataan yang terjadi di lapangan. Pasalnya semenjak Trump menjabat sebagai Presiden AS, terjadi kekacauan di Gedung Putih, muncul sejumlah laporan soal tindakan rasisme dan seksisme, serta yang paling heboh adalah soal keterlibatan Rusia dalam Pemilihan Presiden yang dimenangkan oleh Trump.
SUMBER

