logo
×

Sabtu, 10 Maret 2018

Pengamat: Ada Kepentingan Ekonomi Dibalik Penindakan Terorisme

Pengamat: Ada Kepentingan Ekonomi Dibalik Penindakan Terorisme

NUSANEWS - Pengamat Kepolisian, Bambang Widodo Umat mengingatkan bahwa Revidi Undang-undang Terorisme jangan sampai disusupi oleh pihak tertentu. Menurutnya, jika RUU Terorisme disusupi, maka justru akan menyerang warga Indonesia sendiri.

“Jangan sampai disusupi, dimasuki faham-faham yang tidak sesuai ideologi kita. Ideologi ekonomi kita komunal, jangan sampai dimasuki ideologi liberal ke dalam UU. Sehingga justru UU yang seharusnya melindungi bangsa kita, nanti disalahgunakan untuk menyasar kita juga,” katanya kepada Kiblat.net di Gedung Muhammadiyah Pusat, Jakarta pada Jumat (09/03/2018).

Ia juga menyebutkan bahwa yang rawan menyusupi adalah kepentingan unipolar. Menurutnya, unipolar adalah paham yang menyebarkan kekuasaan di dunia ini melallui demokratisasi, liberalisasi, sosial budaya.

“Tapi bentuknya ada lembaga-lembaga, LSM, perusahaan. Itu yang perlu diwaspadai oleh pemerintah kita dan rakyat,” terangnya.

Selain itu, Guri Besar Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia ini juga menegaskan bahwa pemberantasan terorisme di Indonesia pun bisa dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu pula. Misalnya kepentingan ekonomi.

“Penindakan terorisme bisa dimanfaatkan. Di balik itu mungkin kepentingan ekonomi, menguasai Sumber Daya Alam Indonesia. Kita jadi ribut dengan saudara sendiri,” tukasnya.

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: