
NUSANEWS - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengatakan, tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI cukup besar dalam mendukung pembangunan di Indonesia yang berkesinambungan. Apalagi, Jakarta merupakan sentral seluruh kegiatan pembangunan, termasuk dalam bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
"Karena itu, kerja sama antar pemerintah provinsi akan terus dilakukan melalui wadah Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI)," kata Anies di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (2/7).
Anies mengatakan, bersama pemerintah provinsi (Pemprov) lainnya, pihaknya dapat bersinergi bersama untuk optimalisasi potensi dan keanekaragaman daerah, serta membangun kerja sama dalam bentuk kemitraan yang saling menguntungkan.
Untuk itu, kata Anies, Pemprov DKI Jakarta juga akan terus melakukan kerja sama dengan 12 Kabupaten dan Kota di sekitar wilayah DKI Jakarta guna menopang pembangunan di Indonesia. Sehingga, harmonisasi hubungan Pemerintah Pusat-Provinsi dan antar daerah akan terbangun.
"Sudah kita lakukan selama ini. Tahun ini saja, sebanyak Rp 269 miliar (dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta) untuk daerah-daerah sekitar DKI Jakarta (Jabodetabekjur), dan itu akan kita teruskan. Kebetulan saya juga Ketua Badan Kerja Sama Pemerintah Daerah yang terdiri dari 12 Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi di sekitar DKI Jakarta,” ujarnya.
Mengenai adanya pernyataan dari Gubernur Banten yang mengatakan dana hibah untuk penanganan banjir masih kurang, menurut Anies, alokasi dana yang diberikan ke Provinsi Banten, sesuai dengan pengaturan.
"Tentu ada porsinya. Ada memang bagian Jakarta, ada bagian daerah dan bagian pusat. Jadi kita juga hormati pengaturannya, tapi yang pasti DKI Jakarta pun sudah mengalokasikan (dana) tidak kecil jumlahnya," tukasnya.
SUMBER

