logo
×

Jumat, 20 Juli 2018

Gerindra: Baguslah Tina Toon Sudah Mulai Pintar Mengkritik

Gerindra: Baguslah Tina Toon Sudah Mulai Pintar Mengkritik

NUSANEWS - Pemilihan legislatif (Pileg) 2019 semakin berwarna lantaran banyak kalangan dari dunia hiburan atau artis yang ikut maju menjadi calon wakil rakyat, baik daerah maupun pusat. Melalui pembinaan yang dilakuan partai pengusung, para artis sepertinya sudah sangat memahami pekerjaan dalam dunia politik.

Salah satunya, mantan artis cilik Tina Toon yang mencalonkan diri untuk maju ke kursi DPRD DKI Jakarta melalui fraksi PDIP. Ketika baru mendaftar, Tina menyampaikan beberapa kritikan terhadap pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPD Parta Gerindra DKI Jakarta Syarif turut senang karena ada generasi muda yang berinisiatif terjun dan membela masyarakat. Dia menyebut kritikan tersebut adalah hal yang baik bagi pemerintah.

Syarif Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)

“Baguslah sudah mulai pintar dia mengkritik. Tina Toon sudah mulai pintar mengkritik,” ujar Syarif saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (20/7).

Menurutnya, kedua pemimpin Jakarta yang dahulu diusung Gerindra pada Pilkada DKI 2017 lalu itu merupakan sosok yang terbuka terhadap kritik. Namun, tentunya di samping adanya kritik, diharap ada sebuah solusi yang ditawarkan.

“Anies-Sandi itu, dua orang ini kan terbuka buat kritik. Apalagi kritik ditambah dengan solusi. Kita tunggu solusinya apa,” tandasnya.

Syarif pun meminta pelantun Bolo-Bolo itu agar membaca lebih banyak referensi terkait program Pemprov DKI Jakarta.

“Kalau untuk lebih detailnya ya harus membaca banyak referensi tentang penanganan banjir dari kebijakan Pemprov. Baguslah kritik itu masukan,” pungkas Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu.

Sebelumnya diberitakan, Tina yang baru saja mendaftar sebagai caleg, rupanya sudah memiliki sederet kritikan bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, beberapa permasalahan yang sebelumnya tidak ada menjadi muncul sejak keduanya memimpin.

“Itu kalau di Kelapa Gading ya, di Dapil aku, (dulu) banjir masih sedikit. Sekarang, entah kenapa semenjak ganti pemerintahan, dua jam tiga jam empat jam (hujan), dulu seharian hujan, nggak banjir. Sekarang naik semata kaki, bahkan kemarin sedengkul. Ada apa nih?” ujar Tina saat ditemui JawaPos.com di kantor KPU DKI Jakarta, Selasa (17/7).

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: