logo
×

Senin, 23 Juli 2018

Karena Marah Tidak Buat Anak Jadi Pintar, Belajarlah Menghargai Raport Anak dari Ayah Satu Ini

Karena Marah Tidak Buat Anak Jadi Pintar, Belajarlah Menghargai Raport Anak dari Ayah Satu Ini

NUSANEWS - Bagi kebanyakan warga Asia, termasuk Indonesia, nilai pelajaran tinggi adalah sebuah kebanggaan. Sayangnya, kebanggaan ini seringkali menjadi milik orang tua dan bukan dirasakan pribadi oleh anak. Karena itu, banyak orang tua yang menekan anaknya untuk belajar lebih dan lebih giat lagi untuk meraih hasil yang maksimal. Namun, ketika anaknya berhasil, apresiasi yang diberikan terbilang minim. Sedangkan ketika gagal satu nilai aja, langsung deh diomelin.

Pendekatan berbeda dilakukan oleh ayah bernama Shane Jackson ini. Ketika pembagian rapor, Shane melihat kalau nilai anaknya, Sophie, kurang memuaskan. Banyak nilai D menghiasi rapor tersebut. Hal ini juga membuat Sophie menangis karena merasa telah mengecewakan orangtuanya. Shane pun melakukan sesuatu untuk menyemangati anaknya kembali.

Bukannya marah dan ikut kecewa,  Shane membuat rapor dengan penilaian sendiri kepada Sophie. Dia mencantumkan beberapa kategori yang berhasil diraih Sophie dengan nilai tinggi. Kategori itu di antaranya adalah: Lucu, penyuka anjing, punya imajinasi luas, dan anak ayah terbaik.

Hal ini pun membuat Sophie terharu dan bahagia karena ayahnya begitu mengapresiasi hal-hal di luar nilai pelajaran. Shane juga mengunggah "rapor" ini ke Twitter dan menjadi viral karena menarik simpati netizen.


"Putriku yang memiliki ASD baru saja mendapat nilai D yang cukup banyak pada buku laporan nilainya. Ia menangis dan mengatakan 'aku membuat semua orang kecewa'. Aku lalu membuat rapor untuknya, ini dia," tulis Shane di akun Twitter-nya.

Netizen yang merasa tersentuh pun mengatakan kalau setiap orangtua harusnya mencontoh Shane. Banyak kelebihan anak yang tak bisa dinilai hanya dari buku rapor sekolah.


Nilai pendidikan di sekolah itu hanyalah salah satu faktor yang digunakan untuk mengukur kemampuannya dalam belajar. Padahal, banyak faktor-faktor lain yang bisa menjadikannya seorang manusia yang berhasil.

Kalau kamu sendiri gimana? Setuju dengan nilai pelajaran yang menjadi patokan utama atau lebih suka dengan tindakan Shane? Tulis pendapatmu di kolom komentar, ya.

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: