
NUSANEWS - Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengatakan bahwa Islam radikal merupakan ancaman bagi Eropa, bahkan dunia. Hal itu disampaikan bersama Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban pada Kamis (19/07/2018).
Orban bertemu Netanyahu di Yerusalem. Pada pertemuan itu, Orban berkata, “Di Hungaria, siapa pun yang mengatakan dia adalah seorang Yahudi dapat merasa aman. Tidak ada toleransi sama sekali terhadap sikap anti-Semitisme.”
Dia juga menyatakan bahwa semangat Hungaria dan Israel adalah semangat kebersamaan.
Netanyahu berterima kasih kepada Orban atas dukungannya kepada Israel. Dia lalu berkata, “Kami berdua memahami bahwa Islam radikal menghadirkan ancaman yang sebenarnya. Ini mengancam Eropa, dunia, dan pasti kita dan tetangga kita.”
Orban dan istrinya Aniko Levai tiba di Israel pada Rabu malam. Setelah pertemuannya dengan Netanyahu, ia akan bertemu Presiden Israel Reuven Rivlin dan mengunjungi Yad Vashem Holocaust Museum sebelum makan malam bersama PM Netanyahu dan istrinya Sara di kediaman Netanyahu. Pada hari Jumat, Orban akan mengunjungi Tembok Barat sebelum kembali ke Hungaria.
SUMBER

