
NUSANEWS - Proyeksi pertumbuhan ekonomi di Balikpapan bisa di atas lima persen pada 2019.
Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Balikpapan Suharman Tabrani.
Suharman menuturkan, proyeksi tersebut tak lepas dari batu bara yang masih menunjukkan tren positif serta industri pengolahan yang terus berkembang.
“Dampaknya ke Balikpapan akan cepat terasa. Ditambah proyek RDMP (refinery development master plan) yang dijadwalkan akhir tahun ini,” terangnya, dilansir JPNN.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, beberapa faktor pendorong lain di antaranya peningkatan produksi industri pengolahan yang ditopang berakhirnya masa maintenance Pertamina RU V.
Dengan demikian, kapasitas produksi dapat lebih optimal. Kinerja pertambangan juga diperkirakan meningkat.
Pasalnya, ada peningkatan produksi dan membaiknya harga batu bara serta kinerja sektor perdagangan, hotel, dan restoran (PHR).
Hal itu tecermin dari peningkatan tingkat okupansi hotel dan perbaikan daya beli pada 2018.
SUMBER

