
NUSANEWS - Bank Indonesia (BI) hari ini akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) selama September 2018. Nantinya, bank sentral akan memutuskan untuk menaikkan atau mempertahankan suku bunga acuan.
Pada Agustus 2018, BI telah menaikkan 25 basis poin suku bunga acuan menjadi 5,5 persen. Sementara itu, bank sentral AS, Federal Reserve, baru saja menaikkan suku bunga acuannya pada bulan ini menjadi 2-2,25 persen.
Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah memprediksi BI akan kembali menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 5,75 persen hari ini. Hal tersebut juga mengikuti kenaikan Fed Fund Rate (FFR).
"Saya yakin BI hari ini akan menaikkan BI 7 Day Repo Rate sebesar 25 basis poin mengikuti kenaikan FFR The Fed," ujar Piter kepada kumparan, Kamis (27/9).
Hal senada juga diungkapkan Kepala Kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Febrio Kacaribu. Dia memprediksi BI akan menaikkan BI 7 Day Repo Rate sebesar 25 basis poin.
Menurut dia, kondisi tersebut disebabkan tekanan global yang berlanjut akibat risiko penularan krisis mata uang di sejumlah negara berkembang.
"Tekanan global yang berlanjut karena risiko penularan dari krisis mata uang negara berkembang lainnya mengharuskan peningkatan suku bunga kebijakan BI sebesar 25 basis poin," katanya.
Namun demikian, inflasi diperkirakan akan tetap terjaga sesuai terget 3,5 plus minus 1 persen hingga akhir tahun ini. Adapun selama Agustus 2018 mencatatkan deflasi 0,05 persen (mtm).
"Di tengah depresiasi nilai tukar, inflasi Agustus tetap rendah dan stabil, inflasi tercatat sebesar -0,05% (mtm)," jelasnya.
Sementara itu, Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan kenaikan suku bunga acuan BI diperlukan untuk merespons pengetatan kebijakan moneter The Fed. Selain itu juga diperlukan untuk menarik minar pasar keuangan domestik serta menekan defisit transaksi berjalan.
"Dalam merespons pengetatan kebijakan moneter Fed, BI diperkirakan akan menaikkan kembali suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada RDG bulan ini menjadi 5,75 persen," jelasnya.
SUMBER

