
NUSANEWS - Malang menimpa bocah SD korban gempa asal Palu yang mengungsi di Kompleks BPS Sudiang, Kelurahan Sudiang, Makassar, Selasa (16/10/2018).
Korban yang diketahui berinisial SH (7) mendapatkan perlakukan tak senonoh dari tiga pria di samping BPS 1.
Tindakan pencabulan itu bermula saat pelaku melihat korban sedang bermain sendirian. Kemudian para pelaku menutup mulut dan menarik paksa ke kebun kosong.
Berikut fakta-faktanya:
Ditarik ke Kebun Kosong saat Bermain Sendirian
Bocah SD korban gempa Palu berinisial SH (7) mendapatkan perlakukan tak senonoh dari tiga pria di samping Perumahan BTN BPS 1, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (16/10/2018).
Berdasarkan keterangan Kapolsek Biringkanaya Kompol Nugraha, tindakan pencabulan itu bermula saat pelaku melihat korban sedang bermain sendirian. Kemudian para pelaku menutup mulut dan menarik paksa ke kebun kosong.
“Pelaku memperkosa korban sebanyak dua kali lalu mengantarnya pulang ke depan rumah korban di BPS,” kata Nugraha.
Dipaksa Isap Kemaluan Pelaku
Di dalam kebun kosong itu, pelaku dalam aksinya menyuruh korban mengisap kemaluannya.
Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku lalu mengantar korban ke depan rumahnya di BPS Sudiang dalam keadaan menangis kesakitan.
Pelaku Berjumlah Tiga Orang
Pelaku diduga berjumlah tiga orang. Satu di antaranya berhasil ditangkap dan diamankan ke Mapolsek Biringkanaya. Dia adalah IR (24) seorang warga Jalan Antik 1.
Untuk dua tersangka lainnya masih dalam pengejaran anggota Polsek Biringkanaya dan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar.
Dilimpahkan ke Polrestabes Makassar
Sementara penanganan kasus ini dilimpahkan ke unit PPA Polrestabes Makassar.
“Sudah dilimpahkan ke penyidik Polrestabes,” ujar Nugraha.
SUMBER

