logo
×

Senin, 01 Oktober 2018

Warga Palu: Pak, Pak Minta Air Minumnya, Anakku Haus Sekali

Warga Palu: Pak, Pak Minta Air Minumnya, Anakku Haus Sekali

NUSANEWS - Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo membuat kondisi Palu berantakan. Bahkan untuk mencari segelas air minum sangat susah.

Seorang ibu berpakaian hitam yang sedang menggendong anak perempuannya sedang menunggu di Bandara Mutiara, Palu, Sulteng, Senin (1/10/2018). Dia menghampiri beberapa jurnalis yang hendak melakukan peliputan di bandara itu.

"Pak... Pak... boleh bagi air minumnnya? Haus sekali kodong (kasihan) anakku," kata dia saat berbicara dengan wartawan.

Namanya Ibu Ana. Dia pun mengambil sebuah botol air mineral yang diberikan kepada anaknya. Botol air minum itu pun diletakkan di mulut anaknya.

"Biar anak saya minum. Tidak usah saya yang minum. Sudah sangat haus anakku ini," terangnya.

Setelah minum beberapa teguk air, botol air mineral itu pun dikembalikan dan dia langsung mengucapkan terima kasih sembari berlalu pergi. Ana adalah satu dari ribuan orang yang berkumpul di Bandara Mutiara, Palu, menunggu hendak diberangkatkan menuju Makassar, Sulsel.
Baca juga: Cerita Istri Pasha Tidur di Tenda Pengungsian

Lain halnya dengan Haeriah. Dia saat ini mengandung 6 bulan dan hendak segera meninggalkan Palu untuk menuju Makassar. Dia menyebut sebotol air di Palu menjadi sesuatu yang sangat berharga saat ini.

"Air susah dicari, Pak. Saya saja hemat untuk minum air. Ini buat anak yang ada di kandungan saya saja biar sehat dan dapat minum juga," terangnya.

Pantauan detikcom, ribuan orang masih tertahan di bandara Palu. Mereka memilih teras-teras dan halaman bandara sebagai tempat mereka beristirahat dan berbaring sembari menunggu kabar keberangkatan mereka.

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: