logo
×

Rabu, 12 Desember 2018

Kapolsek Jadi Korban Kericuhan di Polsek Ciracas

Kapolsek Jadi Korban Kericuhan di Polsek Ciracas

NUSANEWS - Kantor Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur dibakar massa, peristiwa itu terjadi Rabu (12/12) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, sebelumnya sekelompok massa tiba-tiba merangsek masuk ke markas Polsek Ciracas, yang terdapat di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur.

Atas insiden tersebut, sejumlah anggota polri yang tengah berjaga mengalami luka-luka akibat diserang oleh orang tak dikenal. Sejauh ini aparat gabungan tengah menyelidiki kasus tersebut, dan mencari provokator penyerangan kantor polisi tersebut.

Berikut nama-nama anggota polisi yang jadi sasaran amukan massa pada saat pembakaran dan penyerangan Mapolsek Ciracas:

Kapolsek Agus Widiartono NRP 64080501 Jab. Kapolsek Ciracas Polrestro Jaktim

Aiptu Andri Setiawan NRP 76050188 Jab. Panit 1 Unit II Riksa Subbidprovost Bidpropam PMJ

Bripta Jordan Satria Reidika NRP 97040262 anggota Subbidprovost Bidpropam PMJ

Brig Hartanto NRP 77080770 Anggt Subditresmob Ditreskrimum PMJ

Atas kejadin ini Komando Daerah Militer Jaya (Kodam Jaya/Jayakarta) menyatakan akan menyelidiki dugaan keterlibatan anggotanya.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi mengatakan Polisi Militer (POM) TNI AD telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengusut tuntas kasus pembakaran yang disebut-sebut terkait dengan kasus pengeroyokan anggota TNI beberapa hari sebelum kejadian.

“Pom TNI AD dan Polda Metro tengah mengusut kasus pembakaran Mapolsek Ciracas apakah ada keterlibatan oknum TNI AD,” kata Kristomei seperti dikutip Antara.

Menurut dia, penyelidikan yang melibatkan Pom TNI AD untuk melihat keterkaitan antara pengeroyokan anggota TNI AD dengan pembakaran Mapolsek Ciracas.

“Ini akan diselidiki, apakah ada keterkaitannya dengan pengeroyokan anggota TNI AD dengan pembakaran Mapolsek Ciracas. Ini juga diselidiki siapa pelaku pembakaran Mapolsek,” kata Kristomei.


SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: