
NUSANEWS - Hanya terpaut 11 persen dari hasil Litbang Kompas soal elektabikitas presiden, kubu pasangan Prabowo-Sandi kian optimis akan kemenangan jagoannya.
Politisi PAN Drajad Wibowo menyatakan pihaknya terus bekerja keras untuk memenangkan Pilpres terutama dalam menyasar kelompok swing voters.
“Kami perlu mendekati swing voters. Mereka ingin perubahan, tapi masih belum yakin untuk memilih Prabowo-Sandi. Peluang untuk merebut suara mereka sangat besar. Karena, berdasarkan kluyuran saya ke berbagai daerah, mereka umumnya pemilih berpendidikan dan berorientasi program,” kata Drajad, Rabu (20/3/2019).
Drajad menyebut bahwa swing voters saat ini juga masih banyak yang termakan oleh fitnah dan isu-isu hoax.
“Baik fitnah tentang Prabowo pribadi, maupun fitnah tentang ekstremisme. Saya optimis fitnah tersebut bisa kami sanggah dengan mudah, jelas dan meyakinkan,” imbuhnya.
Masih kata dia, pihaknya perlu menaikkan keunggulan di kalangan berpendidikan tinggi, generasi milenial dan menengah atas. Sehingga diperlukan program-program yang jelas dan terukur.
“Sosialisasi progam seperti penurunan tarif pajak, rumah siap kerja, solusi BPJS Kesehatan dan sebagainya perlu lebih gencar,” tandasnya.
Jokowi-Ma’ruf meraih elektabilitas 49,2 persen, sedangkan Prabowo-Sandih mencapai 37,4 persen.
Data ini menunjukkan potensi Prabowo-Sandi mengejar level yang dicapai Jokowi-Ma’ruf.
Sementara itu responden yang masih merahasiakan pilihan sebanyak 13,4 persen.
SUMBER

