logo
×

Selasa, 30 April 2019

ACTA Laporkan Komisioner KPU ke Bawaslu karena Salah Input C1

ACTA Laporkan Komisioner KPU ke Bawaslu karena Salah Input C1

NUSANEWS - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) datangi kantor Bawaslu RI untuk melaporkan para komisioner KPU RI. Pelaporan tersebut berdasar anggapan para komisioner KPU tidak mampu menjalankan tugasnya selaku penyelenggara pemilu.

Perwakilan ACTA yang ditemui di kantor Bawaslu, Hanfi Fajri, mengatakan ketidakmampuan komisioner KPU tersebut dilihat dari banyaknya kesalahan input data Situng di web KPU.

“Kami berharap dari Bawaslu ini bisa melakukan tindakan tegas kepada komisioner KPU. Harus berikan sanksi. Atau, KPU, kita ingin komisioner ini ya, kalau sudah tidak mampu untuk menjalankan tugasnya ya lebih baik mundur. Jangan dipaksakan. Sehingga kinerja dari KPU pun tidak maksimal,” ungkap Hanfi, Selasa (30/4).

Hanfi menyatakan, KPU RI sudah tidak bisa lagi dipercayai karena melakukan kesalahan berulang-ulang meskipun sudah berkali-kali diingatkan. Kesalahan-kesalahan tersebut, menurut Hanfi, bukan sekadar human error, tetapi bertendensi merugikan salah satu calon.

“Kalau ini human error, artinya kan kelalaian yang dilakukan dari pegawai yang melakukan penginputan data tersebut. Tetapi kalau itu memang dia merasa ada kesalahan yang benar-benar dia tidak bisa kenapa itu kesalahan selalu merugikan 02,” ungkapnya.

“Jadi hasil perolehan suara 02 itu C1 lebih besar. Tetapi pada saat dimasukkan dalam web malah 02 lebih rendah, malah suara yang bertambah itu 01. Itu yang selalu kita lihat berulang-ulang,” imbuhnya lagi

Karena hal itu, ACTA melaporkan para komisioner KPU kepada Bawaslu dengan sangkaan melanggar peraturan perundang-undangan dalam menjalankan tugasnya. Adapun pasal yang dipakai sebagai acuan yaitu Pasal 532 junto pasal 535 Junto pasal 536 UU No 7 tahun 2017.

“532 itu bunyinya adalah menghilangkan hasil dari perolehan suara yang mengurangi salah satu Paslon dan menambah salah satu Paslon, yang mana di sini yang dirugikan itu adalah nomor 02. Setiap kesalahan itu Selalu kerugian dialami oleh 02. Sedangkan 01 selalu dapat keuntungan,” pungkas Hanfi.

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: