logo

12/09/19

Perlahan Tapi Pasti, Perluasan Gage Memperbaiki Kualitas Udara Jakarta

Perlahan Tapi Pasti, Perluasan Gage Memperbaiki Kualitas Udara Jakarta

DEMOKRASI - Kebijakan Perluasan Kawasan Ganjil Genap (Gage) telah memasuki hari keempat sejak diberlakukan pada Senin (9/11) kemarin. Hasilnya, kebijakan ini terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas udara Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, sejauh ini kualitas udara Jakarta perlahan tapi pasti menunjukan ke arah perubahan.

"Dinas Lingkungan Hidup sedang melakukan pengukuran. Kita harapkan dalam satu minggu ini mereka sudah ada data," ungkapnya saat ditemui di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Kamis (12/9).

Namun Syafrin mengatakan, jika diperhatikan melalui indeks kualitas udara,  Air Visual, sejauh ini menunjukkan hasil positif.

"Biasanya Jakarta kalau kita lihat sepanjang waktu peringkatnya nggak pernah turun. Main di 1, 2, 3. Tetapi dalam waktu tertentu sekarang kita monitor menurun drastis,” jelasnya.

Syafrin berharap peran serta masyarakat aktif untuk mendukung program ini. Perluasan Program Gage jangan hanya dilihat dari sisi pemerintah.

“Tetapi untuk warga masyarakat yang semuanya beraktivitas di Jakarta,"  terangnya.

Menurut data Air Visual, yang bisa dipantau melalui website resminya, untuk ruas jalan yang diberlakukan Gage penurunan polisi udara tercatat efektif.

"Jalan yang ditetapkan Gage itu angkanya di 60 hingga 68. Tapi di luar itu masih seratus sekian. Artinya, itu efektif menurunkan polusi secara kawasan dan memang itu tujuannya,” ungkap Syafrin.

Perluasan Gage merupakan kebijakan antara yang memiliki tujuan final mengembalikan masyarakat kepada budaya menggunakan transportasi publik. Selain itu, perluasan Gage juga diharapkan dapat memperbaiki kualitas udara Jakarta yang menurut data menyandang predikat kota paling berpolusi di dunia. [rm]

Komentar Pembaca

loading...