logo

Sabtu, 12 Oktober 2019

Dijenguk Prabowo, Wiranto dan Kivlan Zen Sama-Sama Dirawat di RSPAD

Dijenguk Prabowo, Wiranto dan Kivlan Zen Sama-Sama Dirawat di RSPAD

DEMOKRASI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto dan mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen sama-sama dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Meski demikian, dua tokoh yang kerap berseteru ini dirawat di ruangan berbeda.

Keduanya sama-sama menjalani operasi di rumah tersebut. Kivlan dirawat di RSPAD jelang operasi pembedahan pada kaki kirinya untuk mengangkat sisa granat nanas yang melukai Kivlan pada tahun 1977. Saat itu, dia masih aktif menjadi tentara.

Sementara Wiranto harus operasi setelah insiden penusukan di bagian perutnya saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) lalu. Dia ditusuk di bagian perut sebelah kiri.

Saat Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyempatkan diri untuk menjenguk keduanya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10). Pertemuan antara Prabowo dan Kivlan juga diunggah oleh akun Instagram @Indonesiaadilmakmur.

Berdasarkan unggahan tersebut, tampak Prabowo bersalaman dengan Kivlan yang mengenakan pakaian pasien. Namun, saat bertemu awak media massa di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, Prabowo tak bercerita soal Kivlan. Ia hanya menceritakan soal kunjungannya ke Wiranto.

“Saya tadi datang menengok Pak Wiranto. Waktu saya datang beliau masih tidur. Tadi saya ketemu tim dokter, ketemu ibu. Alhamdulillah kondisinya stabil, mudah-mudahan cepat baik, kita doakan semua,” ujar Prabowo.

Berdasarkan pantauan Indonesia Inside, Prabowo tiba pukul 18.10 WIB. Dia datang menggunakan Toyota Alphard putih dengan nomor polisi B 108 PSD.

Mantan Danjen Kopassus itu mengenakan pakaian khasnya, yakni safari putih lengan panjang dan celana panjang krem. Ia datang ditemani Sekjen Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua MPR, Ahmad Muzani.

Sejumlah tokoh dan petinggi lembaga negara sudah menjenguknya. Pihak Kepolisian menyebut penyerang Wiranto terpapar paham radikal. Mereka diduga simpatisan Jamaah Anhorut Daulah (JAD). [iis]

Komentar Pembaca

loading...