Kenapa Kabareskrim Harus Dekat Dengan Ulama? Ini Alasannya
logo

Kenapa Kabareskrim Harus Dekat Dengan Ulama? Ini Alasannya

Kenapa Kabareskrim Harus Dekat Dengan Ulama? Ini Alasannya

DEMOKRASI.CO.ID - Sosok Kabareskrim yang baru diharapkan mengerti, memahami sekaligus dekat dengan umat Islam. Khususnya ulama atau tokoh-tokoh ormas Islam.

Begitu yang diharapkan oleh Wakil Ketua Majelis Pendidikan Kader PP Muhammadiyah, Faiz Rafdhi Chusnan kepada Kapolri Jenderal Idham Azis ketika memilih Kabareskrim.

“Terpenting, membaca peta kultur keragaman dan agama mayoritas di Indonesia,” ujar Faiz dalam keteranganya, Kamis (7/11).

Mengapa sosok Kabareskrim harus dekat dengan tokoh agama atau ulama. Faiz menjelaskan, salah satunya, mayoritas penduduk di Indonesia adalah umat Islam. Karena ulama dianggap paham terhadap kebutuhan umat.

"Jika Kabareskrim yang baru tidak mampu memahami kebutuhan rakyat khususnya umat Islam sebagai penduduk mayoritas, maka dikhawatirkan tindakan-tindakan yang diambil merugikan umat," ujarnya.

Apalagi, Faiz menambahkan, penanganan radikalisme dan terorisme yang dilakukan polisi sejauh ini terkesan represif. Hal ini dinilai merugikan pemerintah dan umat.

Kata Faiz, jika Kabareskrim paham kebutuhan umat, maka penanganan paham radikalisme akan lebih soft sehingga mampu menyelesaikan akar masalah dengan tepat dan cermat.(rmol)
loading...