NasDem Dituding Restoran Politik, Zulfan Lindan: Itu Gila Namanya!
logo

NasDem Dituding Restoran Politik, Zulfan Lindan: Itu Gila Namanya!

NasDem Dituding Restoran Politik, Zulfan Lindan: Itu Gila Namanya!

DEMOKRASI.CO.ID - Salah satu pendiri Partai Nasdem, Zulfan Lindan memutar celoteh pendiri lainnya, Patrice Rio Capella yang mengatakan Partai NasDem sudah menyimpang dari restorasi perjuangan.

Zulfan mengatakan Rio Capella lah yang menyimpang dari khittoh partai NasDem karena terlibat kasus korupsi dana Bansos.

“Yang menyimpang dari restorasi itu dia, makanya dia korupsi dan ditangkap oleh KPK, kok dia yang menuduh kita sekarang,” kata Zulfan kepada wartawan di Kawasan Cikini, Jakarta (10/11).

Mantan Aggota DPR RI Fraksi Partai NasDem periode 2014-2019 itu juga menyemprot Rio sudah gila karena menuduh partai NasDem yang tidak-tidak. “Coba kalian pikir, penjara 2,5 tahun ketangkap tangan karena terima duit 250 juta, tiba-tiba sekarang dia menuduh kita melenceng dari restorasi, kan gila namanya,” katanya.

“Yang saya bicarakan itu kan fakta bukan mengada-ada, kalau dia mengada-ada,” sambungnya.

Zulfan mengatakan seharusnya Rio berbicara bukan mengatasnamakan NasDem, melainkan Partai baru dia saat ini. “Menurut saya ini kebodohan dia saja, tapi dia ini mau jadi politikus tapi cengeng,” pungkasnya.

Terpisah, dalam pemberitaan sebelumnya, Patrice Rio Capella mengatakan Partai NasDem sudah menyimpang jauh dari perjuangan restorasi politiknya. Sehingga wajar jika Presiden Joko Widodo bersikap jengah.

Hal tersebut dinilai Rio karena NasDem telah melakukan komunikasi politik yang kurang santun terhadap partai koalisi, terlebih kepada Jokowi.

“Sangat mengejutkan saat pimpinan Partai NasDem bermanuver menemui dan berkomunikasi dengan pimpinan partai lain di kubu oposisi. Padahal pada saat yang sama, Partai NasDem menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin,”

“Manuver itu jelas melanggar norma dan etika berpolitik yang tidak mencerminkan adab ketimuran tentang sopan santun. Manuver itu sangat memalukan karena Partai NasDem seolah seperti perusahaan milik pribadi yang mengasong kepentingan politik,” pungkasnya. [ip]
loading...

Rekomendasi Untuk Anda