logo
×

Selasa, 24 Maret 2020

Corona Masuk Indonesia, Presiden Alam Gaib Minta Pertanggungjawaban Jokowi

Corona Masuk Indonesia, Presiden Alam Gaib Minta Pertanggungjawaban Jokowi

DEMOKRASI.CO.ID - Data pasien positif Corona yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia mencapai 579 orang. Akibat hal ini, paranormal asal Surabaya yang mengklaim dirinya Presiden Alam Gaib, Ki Sabdo Jagad Royo, meminta pertanggungjawaban Presiden Joko Widodo.

Ki Sabdo mengaku Senin (23/3) telah mendatangi Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Di sana, dia ingin meminta pertanggungjawaban kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Selain Khofifah, Ki Sabdo ingin meminta pertanggungjawaban kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Saya ada di Grahadi, Surabaya, ini saya menyampaikan tentang masalah Corona dan saya meminta pertanggungjawaban kepada Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Tri Rismaharini," kata Ki Sabdo di Surabaya, Selasa (24/3/2020).

Pertanggungjawaban ini, lanjut Ki Sabdo, karena sejak Februari lalu, Ki Sabdo telah menawarkan bantuan agar Corona tak sampai masuk ke Indonesia. Namun bantuannya tak digubris para pemimpin negara.

"Saya minta pertanggungjawaban. Saya tanggal 4 Februari 2020 kirim surat ke Presiden Joko Widodo dan saya kirim surat tujuannya ketemu, tapi tidak ketemu. Akhirnya saya kirim ke Risma, ke Khofifah," ungkap Ki Sabdo.

Ki Sabdo pun menyayangkan sikap para kepala daerah hingga Presiden Jokowi. Padahal Ki Sabdo mengklaim dirinya memiliki tujuan baik untuk menyelamatkan Indonesia dari Corona.

"Itu pun sebelum terjadinya virus Corona di Indonesia. Dan setelah saat itu saya tidak ditanggapi, dicuekin dan lain-lain. Tujuan saya yang utama supaya virus Corona tidak masuk ke Indonesia. Nah, sekarang sudah masuk, sekarang saya minta pertanggungjawaban. Kalau sudah masuk begini, bagaimana. Anda sebagai kepala negara, gubernur, wali kita, Anda tidak bisa. Saya minta pertanggungjawabannya," pungkas Ki Sabdo.(dtk)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: