logo

Jumat, 27 Maret 2020

Sebar Meme Lucu Corona, Pemuda Ini Menyesal Seumur Hidup: Ayahnya Meninggal karena Covid-19!

Sebar Meme Lucu Corona, Pemuda Ini Menyesal Seumur Hidup: Ayahnya Meninggal karena Covid-19!

DEMOKRASI.CO.ID - Penyebaran virus corona adalah masalah serius dan tak pantas dijadikan bahan lelucon. Jika menyepelehkan atau menganggapnya guyon, Anda bisa saja senasib dengan pemuda di Colorado, Amerika Serikat, Myke Rivera.

Rivera berbagi kisah pilu sekeligus penyesalan yang teramat dalam setelah musibah yang dialami keluarganya.

Dikutip Pojoksatu.id dari Metro.co.uk, Rivera diketahui doyan berbagi lelucon dan meme lucu tentang virus corona. Tapi seolah menjadi karma, justru ayahnya, Dan Vigil yang terpapar virus mematikan itu.

Vigil kemudian diketahui meninggal dunia karena Covid-19, sementara istrinya juga dikarantina karena dikhawatirkan tertular. Maka tinggal Rivera meratapi nasibnya sendirian.

Ditinggal selamanya sang ayah dan tak bisa berbagi duka dengan ibunya yang tentu dirundung duka pula di ruang karantina mengetahui suaminya meningal.

Myke Rivera kemudian berbagi kisah pilunya itu sekaligus memperingatkan semua orang untuk serius menanggapi pandemi global Virus Corona.

Pesan itu disampaikan setelah ayahnya Dan Vigil meninggal karena komplikasi terkait dengan Covid-19 di sebuah rumah sakit di Lafayette, Colorado, pada hari Minggu.

Rivera berkata: ‘Kamu tahu, aku adalah salah satu yang meremehkannya dan menganggapnya lucu, membaca meme dan membuat lelucon tentang itu…Maksudku, itu nyata. Maksud saya, ini masalah nyata, dan Anda tahu, kami sebagai keluarga ingin menekankan kepada orang-orang yang Anda kenal, ini bukan lelucon, ini bukan sesuatu yang bisa dianggap enteng. Semua orang perlu melakukan bagian mereka,” tuturnya dalam sebuah video yang diunggah di laman Metro.co.uk.

Vigil mulai mengalami gejala virus corona sekitar satu setengah minggu yang lalu, dan dilarikan dengan ambulans ke ruang gawat darurat, di mana kondisinya memburuk dengan cepat.

Rivera menjelaskan, dia dan ibunya April terpana dengan kecepatan penurunan kondisi Vigil. April sendiri terpaksa dikarantina karena khawatir dia mungkin juga tertular virus.

Dia dipaksa untuk tetap terisolasi karena dianggap orang paling dekat dengan Vigil dan tidak dapat mengucapkan selamat tinggal terakhir sebelum kematian Vigil.

Rivera mengatakan bahwa ayahnya yang secara tiba-tiba dan mengejutkan pergi, jadi pukulan keras bagi keluarganya. Fakta lebih menyakitkan, bahwa dia tidak dapat menghibur ibunya karena dia tetap di karantina.

“Saya pikir hal tersulit adalah kami tidak bisa melihatnya. Ibuku tidak bisa melihatnya. Kami tidak bisa melihat ibuku. Dia masih dikarantina di rumah. Kamu tahu, aku (bisa) mengobrol dengan ibuku melalui jendela. Bagaimana Anda mengambilnya dan bagaimana Anda membicarakannya dengan ibu Anda ketika Anda bahkan tidak bisa bertatap muka dengannya, melalui telepon atau pesan, percakapan?”

“Maksud saya, itu adalah hal tersulit di dunia – ini adalah hal tersulit yang pernah saya lakukan.

Rivera sekarang meminta semua orang untuk mengikuti panduan untuk mengisolasi diri sendiri dalam upaya untuk menghindari penyebaran virus corona lebih lanjut.


Data hingga Jumat (28/3/2020) dini hari WIB, Amerika Serikat kini tercatat sebagai negara dengan penderita Covid-19 terbanyak di dunia, melampaui China.

Tercatat 81.999 positif corona di Negeri Paman Sam, 1.163 di antaranya meninggal dunia dan 619 dinyatakan sembuh.

Khusus di Colorado, tercatat 1.066 kasus virus corona, dengan 20 orang – termasuk Vigil – kehilangan nyawa mereka karena Covid-19. [pojoksatu]
loading...